Polemik Kegiatan Pembelajaran Lapangan di Masa Pandemi

Pandemi Corona menjadi konsen yang menyita perhatian di tahun 2020 ini. Virus yang berasal dari Wuhan China ini menggemparkan seluruh dunia karena dengan cepat menyebar ke negara-negara lain. Indonesia menjadi salah satu yang ikut terdampak dari adanya pandemi ini. Banyak bidang ikut terkena imbas dan terganggu. Bidnag akademik menjadi salah satu yang berimbas cukup parah. Pembelajaran offline dengan tatap muka tidak dapat dijalankan. Semua menggunakan sistem daring atau online. Tidak terkecuali dengan dengan pelaksanaan PKL dan KKN bagi mahasiswa untuk melengkapi SKS semesternya. Mahasiswa yang awalnya sudah mengajukan PKL di beberapa kantor dinas maupun perusahaan banyak yang akhirnya ditunda atau dibatalkan untuk mencegah terjadinya penularan semakin meningkat. Universitas Tidar sebagai salah satu civitas akademika ikut menerapkan sistem seperti yang telah dianjurkan. Kegiatan PKL dan KKN dilakukan dengan online dan pada alamat domisili masing-masing. Hal itu juga serupa dengan yang diterapkan oleh Universitas lainnya. IPB yang pada dasarnya merupakan bidang saintek juga menetapkan sistem semi daring untuk kegiatan KKN yaitu dengan dilakukan secara online melalui kuesioner dan media lain di desa masing-masing dan dilaporkan secara online untuk penilaiannya. Tidak berbeda jauh dengan Universitas Tidar yang juga menerapkan demikian. Namun yang masih menjadi ganjalan bagi mahasiswa KKN adalah adanya surat pernyataan yang menyatakan bahwa pihak kampus tidak bertanggung jawab jika terjadi penularan covid yang terjadi saat kegiatan KKN. Hal ini dirasa mahasiswa tidak adil karena meskipun kegiatan tersebut online tetap pada praktiknya ada yang perlu offline dan interaksi langsung dengan masyarakat dan dirasa hal tersebut masih menjadi tanggung jawab universitas karena masih dalam lingkup pembelajaran. Kegiatan PKL pun demikian adanya ikut terdampak, pihak kampus hanya dapat memberi pengantar surat ijin namun tidak dapat membantu mencarikan tempat pelaksanaannya.
Mahasiswa merasa kurang adanya simpati yang ditunjukkan ditengah pandemi ini. Kebijakan yang dikeluarkan belum seutuhnya dirasa adil.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *